Tips Mengatur Jarak Tanam Cabe Rawit Yang Tepat dan Ideal

Daftar Isi

Jarak Tanam Cabe Rawit

Tips Jarak Tanam Cabe Rawit - Musim penghujan merupakan musim yang sangat dinanti khsusunya para petani. Namun bagi para petani cabe adanya musim hujan juga menjadi suatu momok tersendiri. 

Dikarenakan ketika musim hujan tanaman cabe sangat rentan terserang berbagai jenis penyakit.

Penyakit pada cabe yang banyak ditemui ketika musim hujan adalah patek atau busuk buah yang mana disebabkan oleh serangan jamur patogen. Jamur ini berkembang pesat pada lingkungan yang lembab dan juga basah.

Maka langkah untuk menghindari dan sebagai antisipasi terhadap serangan penyakit tersebut. Sobat Tani harus mengatur jarak tanam yang ideal untuk menanam cabe rawit di musim hujan.

Tips Menyusun Jarak Tanam Cabe Rawit Yang Tepat dan Ideal

Penentuan jarak tanam cabe rawit sangat mempengaruhi terhadap serangan organisme pengganggu tanaman dan pertumbuhan tanaman. Sehingga harus kita perhitungkan sebelum melakukan proses penanaman cabe.

Akan tetapi jarak tanam cabe di musim kemarau dengan musim penghujan akan berbeda tekniknya. Baik itu menggunakan sistem mulsa maupun tanpa mulsa. 

Nah agar Sobat Tani tidak bingung bagaimana dan berapa jarak tanam yang ideal di musim hujan. Berikut ini kami akan membantu menjelaskannya :

1. Jarak Tanam Cabe Rawit Tanpa Mulsa

Jarak Tanam Cabe Rawit

Apabila sobat tani budidaya tanaman cabe rawit tanpa menggunakan mulsa. Sobat Tani bisa menggunakan ukuran jarak tanam cabe rawit yakni 50 cm x 70 cm.

Hal tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang sudah kami lakukan terkait  jarak tanam dan dosis pupuk kandang kambing terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman cabe rawit.

Dimana hasil menunjukkan bahwa dengan menggunakan jarak tanam 50 cm x 70 cm dapat meningkatkan beberapa hal. Diantaranya produktifnya jumlah cabang, jumlah bunga, jumlah buah dan berat buah dari cabe rawit.

Pada musim hujan menggunakan jarak tanam lebih lebar guna mengantisipasi terjadinya serangan penyakit. Terutama akibat cendawan seperti penyakit layu fusarium maupun antraknosa.

Jika jarak tanam terlalu rapat maka akan menghalangi cahaya matahari yang diperoleh tanaman menjadi lebih sedikit. Dikarenakan daun-daun pada pohon cabe saling menutupi.

Selain itu juga lingkungan disekitarnya akan menjadi lembab yang dimana disukai oleh jamur untuk bertumbuh dan berkembang. Kemudian tidak hanya itu tanaman cabe pun akan mudah terkena penyakit. 

Jarak tanam cabe rawit yang rapat menyebabkan persaingan antar tanaman dalam menggunakan air dan unsur hara. Sehingga hasil fotosintesis tidak maksimal yang akan mempengaruhi hasil tanaman cabe rawit.

2. Jarak Tanam Cabe Rawit Dengan Mulsa 

Jarak Tanam Cabe Rawit

Jika menggunakan mulsa baik itu MPHP (Mulsa Plastik Hitam Perak) maupun mulsa organik sebaiknya jarak tanamnya 60 cm x 70 cm atau 60 cm x 80 cm. Beli mulsa hitam perak berkualitas disini!

Penggunaan jarak tanam tersebut juga didukung dari penelitian kami dan kawan-kawan lakukan. Terkait pengaruh jarak tanam dan penggunaan mulsa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabe rawit.

Dimana hasil menunjukkan bahwa penerapan jarak tanam 60 cm x 80 cm dengan menggunakan mulsa dalam budidaya tanam cabe ini. Kita dapat meningkatkan jumlah cabang produktif, jumlah buah pertanaman dan berat buah pertanaman.

Dari hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa penentuan jarak tanam yang lebih lebar di musim hujan. Ternyata dapat menunjang pertumbuhan dan potensi hasil tanaman cabe rawit. 

Akan tetapi perlu sobat tani ingat dalam penggunaan jarak tanam yang terlalu rapat di musim hujan dapat menyebabkan sebagai berikut :

  1. Efisiensi penggunaan sinar matahari tidak dapat diterima secara maksimal 
  2. Resiko terjadinya serangan hama dan penyakit menjadi lebih besar. Sehingga sangat rentan karena tanaman terlalu rimbun dan dapat menjadi sarang jamur patogen maupun hama.
  3. Terjadinya kompetisi antar tanaman dalam penyerapan unsur hara dan air 
  4. Pengendalian OPT baik hama penyakit maupun gulma menjadi sulit 
  5. Proses fotosintesis terganggu dan tidak dapat berjalan dengan maksimal 
  6. Potensi hasil atau produktivitas tanaman tidak dapat maksimal dan dapat menurun secara drastis
  7. Dapat menurunkan pendapatan petani cabe akibat hasil yang rendah dari dampak-dampak tersebut.
Nah dari ke-7 hal di atas tadi maka pentingnya sobat tani untuk memperenggang atau memperlebar jarak tanam-tanaman cabe. Dimana dilakukan untuk mengantisipasi reskio-resiko yang terjadi di kemudian hari.

Tips Menanam Cabe Rawit di Musim Hujan

Apabila kita ingin mendapatkan hasil dan kualitas yang optimum selain melakukan pengaturan jarak tanam cabe yang lebih lebar di musim hujan. Sobat tani juga harus memperhatikan tips menanam cabe rawit di musim hujan sebagai berikut ini :
  1. Meninggikan Bedengan : Hal ini bertujuan untuk menghindari genangan air hujan dapat menyebabkan penyebaran jamur patogen. Serta menghindari pencucian unsur hara atau pemupukan akibat terbawa oleh aliran air hujan. 
  2. Menggunakan Plastik Mulsa : Penggunaan plastik mulsa pada bedengan berfungsi menghalangi air hujan untuk langsung meresap ke dalam tanah. Akan tetapi air hujan tersebut akan mengalir ke saluran irigasi yang sudah disiapkan. Selain itu plastik mulsa meminimalisir tanaman lain untuk tumbuh di sekitar tanaman cabe milik kita.
  3. Mengurangi Penggunaan Pupuk Nitrogen : Seperti yang sudah diketahui bahwa air hujan selain bersifat asam juga mengandung unsur nitrogen. Jika kandungan nitrogen berlebihan dan tanaman tidak mampu menyerap semua unsur nitrogen maka dapat menyuburkan jamur patogen. Pada musim hujan hindari penggunaan pupuk seperti ZA dan UREA sebagai pupuk pengganti maka gunakan jenis pupuk NPK 15-15-15 sebagai pupuk dasar lalu ditambah dengan pupuk SP-36 dan KCL.
  4. Aplikasi Bio Fungisida : Seperti mengaplikasikan trichoderma nikoriza maupun gliocladium pada tanah atau tanaman. Jamur-jamur ini dimanfaatkan untuk melindungi tanaman cabe dari patogen penyakit. Selain itu juga dapat membantu dalam ketersediaan unsur hara dalam tanah sehingga mudah diserap oleh tanaman.

Penutup 

Berikut tadi artikel " Tips Mengatur Jarak Tanam Cabe Rawit Yang Tepat dan Ideal " semoga membantu Sobat Tani dalam mengelola tanaman cabe. Apabila sobat tani ingin berbelanja produk dan kebutuhan pertanian.

Bisa klik gambar dibawah ini untuk mendapatkan harga yang terjangkau dan GRATIS ONGKIR. Sekian dan terima kasihhhh, SALAM SUKSES PETANI INDONESIA



Posting Komentar